Translate This Page

Senin, 10 Agustus 2015

Cara Menghitung Biaya Membangun Rumah

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia ketiga setelah pangan dan sandang. Fungsi rumah sendiri yang paling utama adalah sebagai tempat berlindung dari segala ancaman hewan buas serta cuaca yang ada.

Sebelum membangun sebuah rumah tinggal,yang mesti harus anda ketahui terlebih dahulu adalah perkiraan biaya yang dibutuhkan. Hal ini penting karena dengan mengetahui berapa kisaran biaya yang diperlukan,anda nantinya dapat mempersiapkan dana tersebut dalam pembangunan rumah kelak. Coba bayangkan kalau tidak tahu perkiraan biayanya,kemudian asal langsung membangun dan di tengah jalan uang sudah habis,dan bangunan masih berdiri separo?.

Untuk dapat menghitung perkiraan biaya pembangunan rumah tinggal ada dua cara,dan berikut adalah cara menghitung anggaran biaya yang diperlukan untuk membangun rumah.

1.Cara kasar ( cara tukang )
Cara ini adalah cara yang paling cepat dalam menentukan perkiraan seberapa besar biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Data yang diperlulan cukup luas rumah yang akan dibangun serta harga luas bangunan per meter perseginya.

Untuk harga luas bangunan ini di tiap daerah berbeda beda,silahkan njenengan cari informasinya di kota njenengan dewek,biasanya antara 1.5juta sampai 4juta per meter perseginya.

Jadi semisal sampeyan ingin membangun rumah dengan ukuran 6m x 6m =36m2 dan harga bangunan per meter perseginya adalah 2.5jt maka dana yg diperlukan adalah sebesar
Luas bangunan x harga (+10%)=
6 x 6 x 2.500.000
36 x 2.500.000
Rp. 90.000.000 sampai 99.000.000
Cara diatas hanyalah cara kasar yang tidak terlalu akurat,itulah sebabnya saya kasih +(10%) .

2.Cara yang lebih akurat ( detail )
Untuk perhitungan yang lebih mendetail seberapa besar kisaran biaya yang diperlukan anda membutuhkan seseorang yang ahli dalam menghitung Rencana Anggaran Biaya. Dan cara ini tentu memerlukan biaya tambahan buat jasa si ahli hitung tadi.

Nb.
Setiap cara pasti ada kekurangan serta kelebihannya masing masing,monggo dipilih cara mana yang akan njenengan tempuh .

Artikel ini dikemas sesuai pengalaman sewaktu PKL kelas 2 SMK dulu bro.
+fandi guritno

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar